Pages

Powered by Blogger.

Monday, September 4, 2017

Ulang Tahun ke-4

Hari istimewa memang selalu dinantikan oleh kebanyakan orang, begitu juga dengan Tabitha. Mendapat kado, punya kue ulang tahun, memakai baju membuat Tabitha merasa istimewa. Beberapa hari sebelum ulang tahun nya, setiap hari Bitha menanyakan,"kapan sih aku ulang tahun?" Saat bermain dengan teman-temannya, Bitha pun dengan antusias mengumumkan hari ulang tahun nya yang tinggal beberapa hari lagi. Saat ini Bitha belum sekolah. Ia beralasan, mau sekolah kalo sudah berumur 4 tahun. Oleh karena itu, sampai saat ini, Bitha belum didaftarkan ke TK. Keinginan kami, biar keinginan Bitha sendiri saat ia memang benar-benar mau sekolah, dan tidak ada paksaan.
Saat tiba hari ulangtahunnya, dengan penuh semangat, Bitha memakai gaun ulang tahun ( bukan gaun baru, tetapi gaun pemberian dari Syifa, teman main Bitha, tinggal di sebrang rumah 😉). Ayah membuat dekorasi balon seadanya supaya Bitha bertambah senang. Tidak ada undangan, hanya tiup lilin, yang diemani oleh Feli, Adel, aih, Om Jo dan Om Enda. Walaupun begitu, Bitha tampak senang dan bahagia, menerima kado-kado dari saudara-saudara nya dan dari Syifa.

Selamat ulang tahun Dede Bitha, semoga panjang umur dan sehat selalu. Tambah pintar, tambah cantik, sayang Mama, ayah dan kakak. Dan terus takut akan Tuhan.

Wednesday, August 19, 2015

Belajar Berhitung

"atu, ua, tiga, mpat, ima, tujuh, apan, iyan, uyuh" Tabitha belajar menghitung, setiap mainan yang cukup banyak jumlahnya, mama memanxing supaya Tabitha mau berhitung. Namun entah kenapa tampaknya angka enam sulit diingat oleh Tabitha. Setap berthitung sampai sepuluh, pada hitungan keenam selalu dilompati. Dibandingkan dengan kakaknya Abigail, cara menghitung Tabitha mirip dengan kakaknya. Namun bedanya ketika itu kakaknya sering melupakan angka 4. :-d Saat dikoreksi, Tabitha mau menyebutkan angka enam namun ketika dminta ulang berhitung, lupa lagi angka enamnya. Hehehe.. Kakaknya mulai bisa berhitung saat berumur 2,5 tahun sedangkan Tabitha mulai berhitung mulai umur 2 tahun. Karena buku bekas kakaknya saat TK cukup bamyak, Tabitha juga belajar mengenali gambar-gambar binatang, buah-buahan dan bentuk seperti segitiga, lingkaran dan lain-lain. Selain itu ada aplikasi permainan di tab kakaknya tentang warna-warna. Semakin cepat Tabitha mengenal warna. Memang cepat anak menyerap pelajaran ketika belajar sambil bermain. Tidak terpaksa, hanya menuruti kemauan saat ingin belajar.

Wednesday, June 3, 2015

Masalah Sehabis Disapih

Setelah sukses menyapih Tabitha, timbul persoalan baru. Dulu saat masih nenen, menjelang waktu tidurnya, asal diberi nenen dengan segera Tabitha akan tertidur. Namun setelah disapih...?

Tuesday, May 26, 2015

Akhirnya Tabitha Sukses Disapih

Setelah usaha pertama untuk menyapih Tabitha dengan daun sambiloto gagal, maka mama menyiapkan rencana kedua, menyapih menggunakan minyak kayu putih. Sebelumnya mama gak kepikiran menggunakan minyak kayu putih, namun mendengan cerita teman yang katanya berhasil menyapih anak dengan minyak kayu putih maka mama mau mencobanya.

Wednesday, May 6, 2015

Usaha Pertama Menyapih Tabitha

Saat ini Tabitha termasuk anak yang susah makan. Bila makan dengan lauk ayam, maka ayamnya saja yang diambil. Bila ada sedikit nasi yang menempelnya, dengan segera disingkirkannya. Tapi lucunya, bila ada nasi sebutir yang jatuh, Tabitha mengambil dan memakannya.

Saat imunisasi yang terakhir, dokter anak yang menanganinya berkata bahwa Tabitha hanya sedikit bertambah berat badannya. Mama menjelaskan bahwa Tabitha susah jika diminta makan. Dokter beranggapan mungkin karena Tabitha masih ASI (masih nenen) jadi agak malas atau tidak mau makan.

 

Google+ Followers