Setelah sukses menyapih Tabitha, timbul persoalan baru. Dulu saat masih nenen, menjelang waktu tidurnya, asal diberi nenen dengan segera Tabitha akan tertidur. Namun setelah disapih...?
Wednesday, June 3, 2015
Tuesday, May 26, 2015
Akhirnya Tabitha Sukses Disapih
Setelah usaha pertama untuk menyapih Tabitha dengan daun sambiloto gagal, maka mama menyiapkan rencana kedua, menyapih menggunakan minyak kayu putih. Sebelumnya mama gak kepikiran menggunakan minyak kayu putih, namun mendengan cerita teman yang katanya berhasil menyapih anak dengan minyak kayu putih maka mama mau mencobanya.
Labels:
Tabitha
Wednesday, May 6, 2015
Usaha Pertama Menyapih Tabitha
Saat ini Tabitha termasuk anak yang susah makan. Bila makan dengan lauk ayam, maka ayamnya saja yang diambil. Bila ada sedikit nasi yang menempelnya, dengan segera disingkirkannya. Tapi lucunya, bila ada nasi sebutir yang jatuh, Tabitha mengambil dan memakannya.
Saat imunisasi yang terakhir, dokter anak yang menanganinya berkata bahwa Tabitha hanya sedikit bertambah berat badannya. Mama menjelaskan bahwa Tabitha susah jika diminta makan. Dokter beranggapan mungkin karena Tabitha masih ASI (masih nenen) jadi agak malas atau tidak mau makan.
Saat imunisasi yang terakhir, dokter anak yang menanganinya berkata bahwa Tabitha hanya sedikit bertambah berat badannya. Mama menjelaskan bahwa Tabitha susah jika diminta makan. Dokter beranggapan mungkin karena Tabitha masih ASI (masih nenen) jadi agak malas atau tidak mau makan.
Labels:
Tabitha
Sunday, April 12, 2015
Mengulang Toilet Training
Saat long weekend libur Paskah, Tabitha pulang kampung ke Magelang. Kami pergi naik bus malam. Karena mendadak, kami tidak dapat tiket kereta api. Biasanya jika pulang ke Magelang mama hanya mau naik kereta api atau pesawat saja, mengingat mama termasuk orang yang tidak kuat menjadi penumpang bus selama berjam-jam ( mabuk darat ), hehehe..
Karena tidak ingin repot dalam perjalanan, Tabitha mama pakaikan diapers. Dan selama di Magelang ( 5 hari ), mama selalu memakaikan diapers karena mama masih kuatir Tabitha ngompol di celana. Lagipula, mama hanya membawa pakaian 2 pasang/hari, total 8 pasang pakaian.
Sekembalinya dari Magelang, Tabitha tidak lagi menggunakan diapers. Ternyata toilet training yang telah berhasil sebelumnya menjadi gagal. Tabitha menjadi lupa saat akan buang air kecil. Celana telah menjadi basah, Tabitha baru bilang ke mama, pipis.
Satu hal yang mama pelajari dari kejadian ini. biarkan Tabitha belajar secara total saat toilet training. Penggunaan diapers disela-sela toilet training membuat Tabitha bingung, sebenarnya pipis boleh langsung atau harus buka celana terlebih dahulu?? Jadinya, mama harus mengulang mengajari Tabitha..
Karena tidak ingin repot dalam perjalanan, Tabitha mama pakaikan diapers. Dan selama di Magelang ( 5 hari ), mama selalu memakaikan diapers karena mama masih kuatir Tabitha ngompol di celana. Lagipula, mama hanya membawa pakaian 2 pasang/hari, total 8 pasang pakaian.
Sekembalinya dari Magelang, Tabitha tidak lagi menggunakan diapers. Ternyata toilet training yang telah berhasil sebelumnya menjadi gagal. Tabitha menjadi lupa saat akan buang air kecil. Celana telah menjadi basah, Tabitha baru bilang ke mama, pipis.
Satu hal yang mama pelajari dari kejadian ini. biarkan Tabitha belajar secara total saat toilet training. Penggunaan diapers disela-sela toilet training membuat Tabitha bingung, sebenarnya pipis boleh langsung atau harus buka celana terlebih dahulu?? Jadinya, mama harus mengulang mengajari Tabitha..
Labels:
Tabitha
Wednesday, April 1, 2015
Tabitha Toilet Training, Tiga Hari Langsung Bisa
Salah satu keuntungan mengasuh anak sendiri tanpa bantuan asisten, kita melihat sendiri perkembangan si anak dan bisa memperkiran kapan waktunya mulai belajar hal-hal yang baru. Saat ini Tabitha berumur hampir 19 bulan, mama memutuskan untuk mulai toilet training. Mama melihat Tabitha sudah mengerti perintah-perintah sederhana dan sudah memahami apa yang dibicarakan lawan bicaranya. Selain itu, saat mama memakaikan diapers pada siang hari, diapers masih tipis, seperti tidak ada isinya.
Awal-awal memulai toilet training, mama agak "cerewet", dalam arti setiap sejam sekali mama tatur (mengajak untuk buang air kecil) Tabitha sambil berbicara, "Ayuk Tabitha pipis dulu. Pipis di kamar mandi, buka celananya." Tujuannya supaya Tabitha terbiasa bila ingin buang air kecil, Tabitha akan berbicara sendiri.
Labels:
Tabitha
Subscribe to:
Posts (Atom)
